sumber
http://ebtke.esdm.go.id/post/2020/06/11/2556/optimalisasi.pemanfaatan.biomassa.pengganti.batubara
Masalahnya : katanya di dana . dipembiayaan .yg tersedia belum ada !!
saksikan senin di Berita satu jam 20.00 ch(17)
Energy Terbarukan Untuk Penghematan Energy Dimasa Depan
Saat ini Pemerintah tengah mengupayakan adanya terobosan pemanfaatan biomassa guna mengurangi peran batubara yang masih dominan secara nasional dan mendorong capaian target bauran EBT pada tahun 2025.
Pemanfaatan bahan bakar dari biomassa dan sampah untuk uji coba pembangkit listrik yang dapat dilaksanakan dengan cepat tanpa perlu melakukan pembangunan pembangkit. Yakni melalui implementasi teknologi co-firing PLTU batubara.
Co-firing merupakan sebuah teknologi substitusi batubara dengan bahan bakar energi terbarukan pada rasio tertentu dengan tetap memperhatikan kualitas bahan bakar sesuai kebutuhan.
Penggunaan metode co-firing telah umum dilakukan oleh sejumlah PLTU batubara di Eropa dan Amerika .
Bahan baku campuran co-firing adalah adalah biomassa termasuk sampah yang dilakukan pengolahan menjadi pellet sampah, pellet kayu maupun wood chip.
Tahun ini sampai may 2020 mencapai 14,1 % sementara akhir tahun 2019, bauran EBT mencapai 9,15% , Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) . Energi baru dan terbarukan (EBT) sangat penting untuk wujudkan ketahanan energi di masa depan. 6,2% berasal dari PLT EBT dan 2,95% berasal dari BBN (biodiesel).
Sementara pada tahun 2025, bauran EBT ditargetkan 23% dimana PLT EBT ditargetkan memberikan porsi bauran sebesar 13%-15%, PLT Bioenergi 2%-5%, dan BBN 2%-3%.
Sebagai informasi, potensi biomassa untuk listrik dapat bersumber antara lain dari kelapa sawit, tebu, karet, kelapa, sekam padi, jagung, singkong, kayu, limbah ternak dan sampah kota, dengan total potensi di seluruh wilayah Indonesia sebesar 31.654 Mwe. Kapasitas terpasang PLT Bioenergi saat ini 1.889,8 MW dengan jumlah kapasitas on grid sebesar 206,02 MW dan jumlah kapasitas off grid sebesar 1.683,78 MW. ungkap Direktur Bioenergi, Andriah Febby Misna saat menjadi salah satu panelis dalam Webinar Energi Terbarukan.
Potensi sumber daya Angin , Air dan Panas matahari yang sangat besar dapat digunakan sebagai bahan Energi terbarukan yang masih melimpah di Indonesia.
Comments
Post a Comment