ENERGI Marsul Siregar 19 dec 2020

 microgrid: adaalah sebuah energi 

ada central station  , di aliarkan ke PCC   ..??

ada beberap platform  dengan tahap inti yg dikembangkan

- tahap investigasi mendemontrasikan performanca dan masalah 2 yg terjadi pada jaringan

- perancangan yg menkatgorikan masalah 

-expansi periode   utk meningkatkan proses integrasi sistem 

-tahap terakhir ,   dpt berinteraksi dengan part yg berbeda. 


pengoperasian pemantauan kinerja dan  

dengan ai yg dimiliki setiap agent , dapat memperbaiki  secara online

action : dpt melakukan eksekusi tidakan 2 di setiap agent.


micro grid mempuy kemmapuan peranan mandiri di setiap area , bisa online dan off line, bekerjasamsama , otonomi ,   bisa mengkonfigurasi ulang masing microgrid.


fearture :

- memeberikan banyak benfit di asoek bermacam macam, salah satu unggulan utama : kuat dan fleible.  setiap agent mempertimabnakan permintaan setiap user . 

dapat di distribuiskan lingkungan ,   tiap2 wilayah dapat mekakukan tugas independen yg mana software telah terpasan g di setiap cabang.

-dapat memonitor selutuh sistem sesuia kapasitas masing 2.

-dapat mencegah  shoutdown dan menjaga efiosensi setiap sistem,

 

emerging agen behaviour, 

agent micro grid ??   RER ??

micro grade py voltage yg dpt didistribusikan    


memproduksi power secara lokal utk meniadakan opencemaran yg tinggi yg mengancam lingkungan,

mudah mengkoneksi ke central grid untuk membagikan power yg sdh diproduksi.

goal energy managemtn: membuat suatu sistem realeble darisisi power utk menguntungkan customer

Agent : sistem operasi yg ada di cabang ,  komputer sistem yg auto multi ,smart device , yg susah dilakukan 

 

podium :sarana di

microgrid : hny di sisi distribusi tnpa melihat sumner dari mana 

smart grid ,    tdk perlu tau sumber dari mana ,     mati dimana saja akan dibantu dari mana saja, spy jangan ada gangguan  .

akhir februari, 3/4 hari. nulis paper .  suryo (next)  , 12 sks +15 sks = 27 biar 12 tot39 . 

 

paper itu 


2017 : 9 thn , taiwan

Q2 ,  

koresponder autor, 

 s1 mkse. s2 ui, s3  taiwan.  =     .  

6 paper nasrul :

q4 terbit 8 jt , 12 jt , 22jt  , 35 jt 


lulus s3 , otomatis lector

jurnal scopuse , internasional . 

 

pln tertekan, tp menyorot ke pemerinah.

6000 MW tercapai

35.000 MW target , salah bisikan

Pada 2015, pemerintah meluncurkan program ambisius, yakni pembangkit listrik 35 ribu megawatt. / Total dana untuk merealisasikan program tersebut adalah sekitar Rp1.189 triliun. Menteri ESDM kala itu, Sudirman Said menyatakan, pemerintah tak punya dana sebesar itu

pembangkit 35.000 Megawatt (MW) yang saat ini tengah berjalan

Agus Pambagio selaku pengamat kebijakan publik memperkirakan program pembangunan pembangkit listrik berdaya 35.000 MW cuma terealisasi 30 persen sampai 2019-2020. "Selesai 30 persen atau 10.000 MW saja, itu sudah bagus," katanya, di Jakarta, Rabu (31/6/2016) kepada Antara.

Baca selengkapnya di artikel "Program Listrik 35.000 MW di Tahun 2019-2020 Tak Realistis", https://tirto.id/bFDR

Oversupply yang Jadi Masalah

Salah satu masalah yang dihadapi PLN saat ini adalah berlebihnya pasokan listrik, atau istilahnya over supply.

Comments